Obat Tradisional

A. Definisi Obat Tradisional
Adalah obat atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman.
B. Definisi Obat Asli Indonesia
Adalah obat tradisional yang diproduksi di Indonesia dengan mempergunakan bahan yang diambil/tumbuh atau dibudidayakan di Indonesia.
C. Obat Bahan Alam Indonesia adalah obat bahan alam yang diproduksi di Indonesia seperti jamu, obat herbal terstandar dan fitofarmaka.
Perbedaan:
            a. Jamu: aman, pembuktian khasiatnya secara empiris, memenuhi persyaratan mutu.mmm
            b. Obat herbal terstandar: aman, pembuktian khasiatnya secara ilmiah, telah dilakukan standarisasi bahan baku, memenuhi persyaratan mutu.
Contoh produknya seperti diapet, lelap, rheumakur, kiranti pegal linu, kiranti sehat datang bulan.
            c. Fitofarmaka: aman, pembuktian khasiatnya dengan uji klinik, telah dilakukan standarisasi bahan baku, memenuhi persyaratan mutu. Contoh produknya seperti Nodiar, rheumaneer, stimuno, tensigard agromed, x-gra.
D. IOT dan IKOT
Obat tardisional dapat diproduksi oleh IOt dan IKOT.
a. IOT yaitu Industri Obat Tradisional. Memproduksi obat tradisional dengan total asset enam ratus juta rupiah (tidak termasuk harga tanah dan bangunan).
b. IKOT yaitu Industri Kecil Obat Tradisional. Memproduksi obat tradisional dengan asset tidak lebih dari enam ratus juta rupiah (tidak termasuk harga tanah dan bangunan)
IOT dan IKOT dilarang memproduksi apabila OT yang mengandung bahan kimia hasil isolasi atau sintetik yang berkhasiat obat, OT dalam bentuk supositoria kecuali untuk wasir, intravaginal, tetes mata atau sediaan parenteral, OT dalam bentuk cairan obat dalam yang mengandung etanol dengan kadar >1%. (IKOT dilarang memproduksi obat tradisional lisensi).
E. Bentuk sediaan obat tradisional:
            a. Serbuk
            b. Pil
            c. Dodol atau jenang
            d. Rajangan
            e. pastilles
            f. Kapsul
            g. Tablet
            h. Cairan obat dalam sari jamu
            i. Param, pilis, tapel
            j. Koyok
F. Ciri OT rusak
1. Serbuk: perubahan bau, warna, rasa, menggumpal,terdapat benda asing, wadah rusak
2. Tablet: Perubahan bau, warna, rasa, berbintik bintik, pecah, lubang, retak, sumbing, terdapat benda asing, wadah rusak.
3. Tablet salut: Salut pecah, basah, lengket, wadah rusak.
4. Kapsul: kapsul terbuka, kosong, rusak,lengket, warna isi kapsul berubah, wadah rusak.
5. Salep: warna berubah, berbintik bintik, wadah rusak.
6. Cairan: Warna berubah, timbul endapan/keruh, perubahan kekentalan, wadah rusak/bocor.
G. Cara menyimpan OT
a. Letakan pada tempat kering, sejuk, tidak terkena sinar matahari.
b. Jangan mencampur beberapa obat dalam satu wadah.
c. Simpan obat dalam wadah aslinya dan tertutup rapat.
d. Jangan menyimpan OT bentuk cair dalam lemari es kecuali disebutkan pada petunjuk.
e. Hindarkan obat bentuk cair menjadi beku
f. Jangan tinggalkan obat dalam mobil
g. Obat minum dan obat luar harus disimpan terpisah
h. Jauhkan dari jangkauan anak.
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Kuliah Bidan

Jalan Panjang untuk menjadi seorang Bidan

BIDAN INDONESIA

Klinik Bersalin AV Sejahtera

bidan

bidan

SolusiSkripsi

Klinik Bersalin AV Sejahtera

Irfan Handi

Hanya Ingin Berbagi

KLINIK BERSALIN AV SEJAHTERA

Bidan Veni Wulandari Melayani Sepenuh Hati

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: